Pembinaan Pertanian Organik GKJW Tunglur oleh Kelompok Budi Daya Kepung


Jemaat Tunglur mempunyai salah satu program unggulan, Pilot Project Pertanian Organik, sejak tahun 2016. Karena para petani GKJW Jemaat Tunglur belum mempunyai pengalaman dan pengetahuan yang memadai, maka mereka menggandeng Kelompok Tani Budi Daya Kepung yang telah lebih dahulu mengggeluti pertanian organik, bahkan telah dikenal dalam skala kabupaten, provinsi maupun nasional. Kelompok Tani Budi Daya dipilih karena mereka bisa memberikan rekam jejak yang baik dalam pertanian organik mereka. Bahkan produk organik mereka telah mendapatkan lisensi dari pemerintah sebagai 100 persen organik dan ber-SNI.

Kerja sama tersebut telah berlangsung selama satu tahun ini. Komunikasi intens mulai dilaksanakan sejak akhir tahun 2015, masa tanam dan pengolahan tanah pertama dilakukan pada awal tahun 2016. Usaha ini merupakan pilot project dalam kaitan dengan program kedaulatan pangan yang menjadi salah satu rencana strategis GKJW dalam era PPJP tahun 2017-2034.

Untuk mendukung hal tersebut, sejak tahun 2015, GKJW Jemaat Tunglur membentuk kelompok tani yang beranggotakan para penyewa tanah sawah gereja. Pada tahun 2016 kelompok tani yang beranggotakan lima orang (Bp. Suhartono, Bp. Sudarto. Bp. Sismiadi, Bp. Purwoendro, diketuai oleh Ketua KPPL, Bp Sabar Imanuel) itulah yang bertanggung jawab pada program pilot project pertanian organik GKJW Jemaat Tunglur. Sampai saat ini sawah padai organik GKJW jemaat Tunglur telah tiga kali panen dan dipasarkan di seputar MD Kediri Utara 2.
[next]
Para Petani GKJW Jemaat Tunglur

Selama ini kerja sama yang dilakukan masih sebatas kerja sama dengan Kelompok Tani Budi Daya dan KPPL (Komisi Pembinaan Penatalayanan) Jemaat. Sedangkan semangat bertani organik semakin tumbuh di Jemaat Tunglur pada saat-saat belakangan ini. Hal tersebut lahir misalnya dari pengalaman beberapa warga mencoba organik sebisanya. Salah seorang petani Tunglur (Bp. Lukas, salah satu anggota Pokja PEW GKJW Jemaat Tunglur) yang menyemprot sawahnya dengan urine kelinci. Ternyata tanamannya jauh lebih subur dibandingkan dari para petani di sekitarnya. Padahal tanah pertanian yang digunakannya tidak cukup baik (sebenarnya tanah pekarangan, teduh dan banyak pepohonan teduh di sekitarnya). Hal tersebut tentu menjadi perhatian para petani yang lain.

Pada saat yang sama, Kelompok Tani GKJW Tunglur sedang semakin bergiat. Kelompok tani di GKJW Jemaat Tunglur pada tahun ini diperluas bukan hanya pada para pengolah sawah saja tetapi kepada seluruh para petani GKJW Jemaat Tunglur. Jika tahun 2016 pertemuan kelompok tani hanya seputar penyewaan tanah, dan pengerjaan pertanian organik masih dilakukan oleh beberapa orang anggota kelompok tani saja, tahun 2017 ini, pertanian organik Jemaat diharapkan menjadi perhatian seluruh petani di GKJW Jemaat Tunglur. Bahkan harapannya, ke depan, sawah gereja dan sawah warga jemaat Tunglur dapat diusahakan dengan pertanian organik.
[next]
Namun, memulai sesuatu yang baru, apalagi di tengah keterbatasan pengalaman dan dana, sedangkan semangat besar, membuat para petani Jemaat Tunglur merasa perlu untuk mendapatkan keterangan lebih jelas tentang pertanian organik, Karena itulah pada Selasa, 21 Februari 2017, KPPL GKJW Jemaat Tunglur mengundang penggiat Kelompok Tani Budidaya Kepung untuk memberikan pembinaan kepada para petani GKJW Jemaat Tunglur tentang pertanian organik. Hadir dari Kepung pada hari itu, ketua Kelompok Tani Budidaya, Bp. Mustachim, asesor pertanian Jatim, Bp. Sugeng, dan seorang petani organik, Pak Dar.

Bp. Mustachim bersama Bp. Sabar Imanuel.
Pak Sugeng dan Pak Dar.

Dalam kesempatan itu Bp. Mustachim menjelaskan mengapa sudah waktunya untuk berpindah dari pertanian konvensional menuju pertanian organik. Beberapa di antaranya adalah karena pertanian anorganik telah terbukti jika dilakukan terus menerus merusak tanah, harga pupuk semakin mahal. dan hasilnya tidak sehat konsumsi karena kandungan kimiawi di dalamnya. Sedangkan pertanian organik adalah upaya untuk memperbaiki ekosostem, struktur tanah, menghidupkan mikroorganisme di tanah dan mengurangi biaya produksi. Di samping itu beras organik di Kediri pada saat ini berkisar di harga Rp 17.000,0 - 48.000,- per kg. Bahkan di Amerika Serikat 5 kg beras organik kualitas premium bisa mencapai harga 33 USD atau sekitar Rp 445.000,-.
[next]
Memang pada masa awal penyiapan tanah, hasil pertanian akan turun, namun setelah 5 kali masa tanam, biaya produksi yang tinggi di awal untuk perubahan struktur tanah, akan turun drastis. Apalagi jika didukung peternakan. Kesaksian dari 3 orang yang hadir, bahkan saat ini mereka bertani organik dengan hitungan yang bisa dikatakan nyaris gratis, karena untuk pupuk dan pestisida didapatkan dari limbah peternakan dan pertanian mereka. Dalam kesempatan itu Pak Mustachim juga menjelaskan kepada para petani Jemaat Tunglur tentang bagaimana cara pembuatan MOL (mikro organisme lokal), perstisida organik, dan pupuk organik. Beliau juga memberikan banyak bahan dan bersedia terjun secara langsung mengajari para petani Jemaa Tunglur jika berkeinginan untuk mengolahnya sendiri.

Untuk pemasaran, hasil pertanian organik tidak perlu khawatir, karena pasar sudah semakin luas. Jika para petani Jemaa Tunglur hendak memulai, Pak Mustachim bahkan siap untuk membeli hasil panennya dan membantu mengusahakan lisensi 100 persen organik kepada pemerintah. Tentu saja dengan syarat rekam jejak pertanian benar-benar tercatat dengan baik. "Pertanian organik itu sebenarnya masalah kejujuran dan membangun kesetiakawanan antar sesama petani. Masalah membangun komunitas dan menyayangi tanaman seperti menyayangi anak-anak kita sendiri." Demikian ungkap beliau. Setelahnya diadakan tanya  jawab dan jagongan ditemani pisang rebus dan air mineral.

Bp. Mustachim menjelaskan tentang pertanian organik.

"Kita hidup ini yang dicari kan bukan cuma masalah kedonyan, tetapi juga bagaimana bisa menjadi orang yang berguna bagi orang lain dan masyarakat. Saya membagikan ini apa untungnya? Kalau panjenengan bertanya bisa jadi saya tidak untung apa-apa selain nambah dulur, dan nambah dulur itu sebenarnya adalah nambah rejeki. Rejeki itu ada yang mengatur, tidak lewat jalan ini ya lewat jalan itu." Penyataan Bapak Mustachim menutup pembinaan malam itu. Kerja sama lintas iman yang bermanfaat ini diharapkan akan terus bisa berlangsung terus menerus. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, para petani GKJW Jemaat Tunglur pada saatnya akan datang untuk melihat dan belajar langsung dari praktik pertanian organik yang diadakan di Kepung. Juga akan belajar teknologi pertanian dari Kelompok tani di Aditoya.





COMMENTS

BLOGGER: 2
Loading...
Nama

15 Menitan,59,ACWC,2,adi yuswa,2,Adven,1,Baptis,3,Berita,180,Berita Jemaat,75,Bulan Budaya,1,Bulan Keluarga,1,Bulan Kitab Suci,1,Daur Majelis,2,Essay,10,Foto,119,Gereja Suaka Iklim,3,Hari Doa Sedunia,3,HPPGA,2,HUT,3,HUT ke-135 Tahun,1,HUT RI 78,1,Ibadah,64,Ibadah Syukur,18,Intergenerasi,3,Jumat Agung,2,Kafe Door,10,Kamis Putih,1,Kartini,2,Kelas Kreatif,12,Kelas Mulung,5,Kemerdekaan,3,Kerja Bakti,4,Kesekretariatan,23,Kespel,2,KPAR,36,KPAY,5,KPK,6,KPMG,2,KPP,11,KPPL,8,KPPM,32,KPPW,8,KPT,47,Lomba Agustusan,1,Majelis,1,MD Kediri Utara 2,16,Minggu Palmarum,1,Mulung,82,Natal,12,Oikumene,1,P2A,5,PA,3,Padus anak,1,Pamong,1,Paskah,11,Pekan Pemuda,1,Pemuda,23,Pendeta,5,Pentakosta,2,Perjamuan Kasih,2,Perjamuan Kudus,5,Pertanian Organik,4,PEW,15,PJS,1,Pokja Reportase,2,Poster Natal,1,PPerjamuan Kudus,1,Pra Paskah,8,Produk Cafe Door,3,Produk Jemaat,5,Produk Kelas Kreatif,2,Produk Pemuda,1,Program,8,Program Unggulan,40,PTWG,3,Renungan,50,Sabtu Sunyi,1,SALIB,1,Sejarah,4,Sidang MD,1,Tahun Baru,3,Teologi,27,Tokoh,5,UEM,2,UKDW,1,Unduh-unduh,4,Warga,27,Wartawan Cilik,8,
ltr
item
GKJW Jemaat Tunglur: Pembinaan Pertanian Organik GKJW Tunglur oleh Kelompok Budi Daya Kepung
Pembinaan Pertanian Organik GKJW Tunglur oleh Kelompok Budi Daya Kepung
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihHAfHugQgn4nMiMH0DOF-upHgkM4sYbaYJAhbd9UKu0ZM2GiivVPD6U_azYBoEN6jI7n53EtMhxVr1RjE3dCOhM9Gs3ZOWEXvuwBFtuhr2Z2sQzUlpVrLSXSlkbTOKPO-zX4HNhtRTfA/s1600/DSC_0148.JPG
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihHAfHugQgn4nMiMH0DOF-upHgkM4sYbaYJAhbd9UKu0ZM2GiivVPD6U_azYBoEN6jI7n53EtMhxVr1RjE3dCOhM9Gs3ZOWEXvuwBFtuhr2Z2sQzUlpVrLSXSlkbTOKPO-zX4HNhtRTfA/s72-c/DSC_0148.JPG
GKJW Jemaat Tunglur
https://tunglur.gkjw.or.id/2017/02/pembinaan-pertanian-organik-gkjw.html
https://tunglur.gkjw.or.id/
https://tunglur.gkjw.or.id/
https://tunglur.gkjw.or.id/2017/02/pembinaan-pertanian-organik-gkjw.html
true
6179814512795437537
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy