PA: Untuk Hidup yang Lebih Baik

Kamis, 23 Maret 2017, hujan deras membuat listrik dipadamkan. Namun semangat warga GKJW Jemaat Tunglur untuk datang patuwen dan kebaktian ke rumah Bp. Djoko Wahyudianto tidak surut. Karena merupakan warga marenca (rumahnya tidak di sekitar lokasi mayoritas warga GKJW Jemaat Tunglur tinggal). Malam itu warga Jemaat Tunglur sebagaimana biasanya pada Kamis III setiap Bulan mengadakan PA (Pemahaman Alkitab). Pemahaman Alkitab pada tahun 2017 ini bertemakan Gereja dan Keluarga, dan judul yang diambil adalah Untuk Hidup  yang lebih baik.

Walaupun dalam lampu yang seadanya, karena pemadaman PA berjalan dengan gayeng. Menjadi kebiasaan jemaat, cukup banyak warga yang ikut terlibat dalam pembicaraan PA. Suasana pun berjalan dengan sangat cair dan menyenangkan. Pdt. Gideon menyimpulkan dari bacaan Alkitab dan tanggapan warga tersebut. PA bulan Maret ini bersifat lebih reflektif daripada PA-PA yang lain, karena menyentuh kehidupan beriman pribadi yang direfleksikan pada kehidupan Gereja dan Keluarga.

Berikut adalah bahan PA tersebut:

UNTUK HIDUP YANG LEBIH BAIK
PENGANTAR PA GKJW JEMAAT TUNGLUR
KAMIS, 23 MARET 2017

War never end, not really. Even after the battles were done. After life becomes normal, we still remember what came before. But we can do our best to make thing right, to give the people hope, a reason to believe that life can be good again. We’ll try to give the people that hope. And for however long it last, we’ll keep on trying to make their lives good again. 
– Stronghold 3

Perang tidak pernah berakhir, tidak pernah sungguh-sungguh berakhir. Bahkan setelah pertempuran usai. Setelah hidup kembali normal, kita masih mengingat apa yang pernah kita lalui. Tetapi kita bisa melakukan yang terbaik, untuk memberikan kepada yang lain harapan, sebuah alasan untuk percaya bahwa kehidupan bisa kembali baik. Kita akan berusaha memberikan orang lain harapan. Entah seberapa lama it akan bertahan, kita akan tetap berusaha untuk membuat kehidupan kembali baik.

Bacaan I: Kejadian 12: 1-3
12:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu; 12:2 Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat. 12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Bacaan II: Matius 28: 19-20; Kis 1: 6-8
"Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ: "Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?" 1:7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya. 1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

Perjuangan dalam hidup tidak akan pernah berakhir, karena hidup ini terus berjalan. Karena itu tidak ada kata selesai, atau mengatakan, “Ini sudah cukup.” Yang ada adalah, “Untuk sementara, ini sudah cukup.” Setelah sebuah pergumulan berakhir, nyatanya akan muncul sebuah pergumulan lain. Karena itu orang mengatakan, “Hidup adalah sebuah perjalanan ziarah (life is a pilgrim).” Kita semua peziarah, kita semua musafir.

Kata musafir tepat dikenakan bagi umat percaya. Kedua bacaan Alkitab kita mengantar pada tujuan hidup orang percaya. Allah berfirman kepada Abram untuk terus berjalan. Yesus memerintahkan para murid untuk terus berjalan. Kita tidak pernah menetap pada sebuah keadaan. Tuhan ingin membawa manusia dalam kehidupan yang penuh syalom, damai sejahtera. Dalam kata syalom ada 2 hal yang penting:


  1. Damai, sebuah keadaan batin di mana keadilan tercipta, tidak ada lagi permusuhan, tidak ada lagi ratap tangis, dan orang hidup dalam kesatuan. 
  2. Sejahtera, sebah keadaan lahir ketika setiap kebutuhan tercukupi dan orang hidup dalam rasa syukur. 

Seorang musafir tidak hanya berjalan. Tetapi ada saatnya di sebuah tempat dia berhenti berjalan, lalu merenungkan/ merefleksikan apa yang sudah dilalui. Saat merenung ini penting, karena itulah yang memberikan makna bagi perjalanan tersebut. Saat kita berhenti, itu adalah saatnya melihat kembali apa yang sudah kita lalui, sehingga perjalanan kehidupan tidak berlalu begitu saja, tetapi setiap detiknya bermakna.

Jika seseorang memaknai hidupnya, maka ada perubahan terus menerus. Abram menjadi Abraham, murid menjadi rasul, Saulus menjadi Paulus, seorang penipu (Yakub) menjadi bangsa pilihan yang terkasih (Israel), seorang tahanan menjadi pembawa kesejahteraan bagi bangsa (Yusuf), anak seorang budak menjadi pemimpin sebuah bangsa (Musa), gembala domba menjadi Raja (Daud), seorang nelayan menjadi pemimpin umat (Petrus), seorang petapa menjadi pengajar dan pembaptis (Yohanes). Perubahan yang terjadi adalah perubahan menjadi lebih besar. Namun perubahan menjadi besar diawali dari sebuah perubahan penting: menjadi baik.

Abram sudah tinggal nyaman di Ur Kasdim (sekarang di Irak Selatan), sebuah daerah kering, tetapi diperintahkan Tuhan untuk menuju ke negeri terjanji, negeri yang berlimpah susu dan madu, supaya olehnya dia, keturunannya dan semua bangsa merasakan berkat damai sejahtera. Para murid sudah nyaman di Yerusalem, tetapi tidak bisa hanya berhenti di sana, mereka harus keluar, ke Yehuda, Samaria, bahkan penjuru bumi supaya semua bangsa di jung bumi merasakan damai sejahtera. Maka ini menunjukkan beberapa hal:


  • Panggilan hidup sang musafir adalah melakukan apa yang diperintahkan oleh Tuhan. Jika dia ‘selak’ maka dia akan dimakan ikan besar. Damai sejahteranya adalah melakukan perintah Tuhan, Bapanya. 
  • Sang musafir tidak boleh berhenti dan merasa nyaman sebelum titik akhir itu terwujud (damai sejahtera bagi seluruh ciptaan). Sang musafir harus berani keluar dari zona nyaman dan amannya. 
  • Kehidupan sang musafir bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk semua orang. Jika ada damai sejahtera, maka itu harus bisa dinikmati oleh semua orang. Sampai tidak ada lagi iri hati, sampai setiap orang merasakan kebahagiaan.
  • Dalam perjalanannya sang musafir akan menemui banyak tantangan dan masalah, tapi tantangan dan masalah itu adalah ujian/ kesempatan naik kelas: menjadi semakin baik. Dalam berbagai tantangan itu, sang musafir tidak boleh berhenti, tetapi dia harus terus setia. Setiap kesempatan dalam hidupnya adalah bagian dari perjalanan iman spiritual. Karena setiap kesempatan adalah perjalanan iman spiritual, maka setiap waktu berharga. 
  • Sesungguhnya, sang musafir tidak berjalan sendirian, ada Tuhan/ Roh Kudus yang selalu menyertai dan menguatkannya.

Melihat itu maka mari melihat perjalanan kehidupan berjemaat di Tunglur. Dan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut ini:


  1. Tujuan akhir perjalanan ini adalah Damai Sejahtera. Apakah arti damai sejahtera untuk semua orang menurut Anda?
  2. Apakah kita sudah berjalan? Sudahkah kita mencapai tujuan akhir?
  3. Apakah keluarga kita sudah kita siapkan sungguh-sungguh untuk perjalanan ini? Jika melihat bacaan kita, kita kemudian tahu bahwa keluarga itu berarti keluarga kecil kita, tetapi juga keluarga yang lebih besar, bahkan seluruh dunia adalah keluarga kita.
  4. Apakah yang harus kita lakukan dalam perjalanan ini?
  5. Apakah tantangan yang kita hadapi dalam perjalanan ini? Bagaimana kita menyelesaikannya? 
  6. Apakah Anda merasakan penyertaan Tuhan dalam perjalanan itu? Jika Anda merasakan/ tidak merasakan, lantas apakah konsekuensi dari itu?


Dan pertanyaan untuk direnungkan setiap orang: Jika perjalanan sang musafir (secara pribadi) adalah perjalanan menuju titik akhir dama sejahtera, sebuah perjalanan naik kelas tiada henti, sudah kelas berapakah kita sekarang?



COMMENTS

Nama

15 Menitan,59,ACWC,2,adi yuswa,2,Adven,1,Baptis,3,Berita,170,Berita Jemaat,70,Bulan Budaya,1,Bulan Keluarga,1,Bulan Kitab Suci,1,Daur Majelis,2,Essay,10,Foto,112,Gereja Suaka Iklim,3,Hari Doa Sedunia,3,HPPGA,2,HUT,3,HUT ke-135 Tahun,1,HUT RI 78,1,Ibadah,59,Ibadah Syukur,17,Intergenerasi,3,Kafe Door,10,Kartini,2,Kelas Kreatif,12,Kelas Mulung,5,Kemerdekaan,3,Kerja Bakti,3,Kesekretariatan,23,Kespel,2,KPAR,36,KPAY,5,KPK,6,KPMG,2,KPP,11,KPPL,8,KPPM,32,KPPW,8,KPT,47,Lomba Agustusan,1,Majelis,1,MD Kediri Utara 2,16,Mulung,77,Natal,12,Oikumene,1,P2A,5,PA,3,Padus anak,1,Pamong,1,Paskah,6,Pekan Pemuda,1,Pemuda,23,Pendeta,5,Pentakosta,2,Perjamuan Kasih,1,Perjamuan Kudus,4,Pertanian Organik,4,PEW,15,PJS,1,Pokja Reportase,2,Poster Natal,1,PPerjamuan Kudus,1,Pra Paskah,1,Produk Cafe Door,3,Produk Jemaat,5,Produk Kelas Kreatif,2,Produk Pemuda,1,Program,8,Program Unggulan,40,PTWG,3,Renungan,50,SALIB,1,Sejarah,4,Sidang MD,1,Tahun Baru,3,Teologi,27,Tokoh,5,UEM,2,UKDW,1,Unduh-unduh,4,Warga,27,Wartawan Cilik,8,
ltr
item
GKJW Jemaat Tunglur: PA: Untuk Hidup yang Lebih Baik
PA: Untuk Hidup yang Lebih Baik
https://4.bp.blogspot.com/-GSPGeOJ54VM/WNoxnIu2cRI/AAAAAAAABTc/pklND_aLW28iYPnT-7nYZLbhJSzzbrXZgCLcB/s1600/DSC_0090.JPG
https://4.bp.blogspot.com/-GSPGeOJ54VM/WNoxnIu2cRI/AAAAAAAABTc/pklND_aLW28iYPnT-7nYZLbhJSzzbrXZgCLcB/s72-c/DSC_0090.JPG
GKJW Jemaat Tunglur
https://tunglur.gkjw.or.id/2017/03/pa-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html
https://tunglur.gkjw.or.id/
https://tunglur.gkjw.or.id/
https://tunglur.gkjw.or.id/2017/03/pa-untuk-hidup-yang-lebih-baik.html
true
6179814512795437537
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy