Dalam terang iman Kristen, semangat Kartini sejalan dengan panggilan untuk menjadi terang dunia (Matius 5:14). Setiap perempuan, bahkan setiap orang percaya, dipanggil untuk menjadi alat Tuhan dalam membawa kasih, keadilan, dan pengharapan bagi sesama. Seperti Kartini yang memperjuangkan hak perempuan, kita pun diajak untuk peduli terhadap mereka yang tertindas, terpinggirkan, dan membutuhkan uluran kasih. Salah satu bentuk kasih yang sederhana namun bermakna adalah melalui perhatian kita kepada anak-anak misalnya dengan menyiapkan bekal makanan yang sehat, menarik, dan penuh cinta. Bekal bukan sekadar makanan, tetapi juga ungkapan kasih, perhatian, dan tanggung jawab.
Oleh karena itu, setelah ibadah ini, kita akan melanjutkan dengan kegiatan lomba kreatifitas membuat bekal untuk anak-anak. Kegiatan ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk mengekspresikan kasih melalui kreativitas, mempererat kebersamaan, serta mengingatkan kita bahwa hal kecil yang dilakukan dengan cinta dapat membawa dampak besar.
Kiranya melalui peringatan Hari Kartini ini, kita semua semakin terinspirasi untuk menjadi pribadi yang kreatif, peduli, dan penuh kasih menjadi terang bagi keluarga, anak-anak, dan lingkungan di sekitar kita.
Dokumentasi foto selengkapnya:
G-Drive : Link foto klik di sini
Penulis : KPPW-J Tunglur
Foto : Sdr. Tristan Lyon Y.





COMMENTS