Minggu, 30 Agustus 2026, GKJW Jemaat Tunglur melaksanakan Ibadah Minggu dalam rangka Penutupan Bulan Pembangunan GKJW 2026. Bulan Pembangunan tahun ini mengangkat tema “Membangun Iman dan Pengharapan di Tengah Krisis.” Bulan Pembangunan menjadi momentum bagi seluruh warga GKJW untuk tidak hanya memperhatikan pembangunan secara fisik, tetapi juga terus membangun iman, pengharapan, kebersamaan, serta semangat pelayanan sebagai gereja yang hadir dan menjadi berkat.
Ibadah Minggu kali ini terasa istimewa karena GKJW Tunglur mendapatkan pelayanan melalui TUPEL (Tukar Pelayanan). Ibadah dilayani oleh Ibu Pdt. Ari Artha Kristanti, S.Si.Teol., Pendeta GKJW Jemaat Ketanggung, Majelis Daerah Madiun. Kehadiran beliau menjadi kesempatan bagi warga jemaat untuk merasakan persekutuan dan kebersamaan yang lebih luas dalam pelayanan GKJW. Ibadah berlangsung dengan suasana yang syahdu dan penuh penghayatan. Jemaat mengikuti setiap bagian ibadah dengan tenang, mengarahkan hati untuk bersekutu dan mengimani firman Tuhan.
Pelayanan musik juga dipercayakan kepada MANTRA, Music Group GKJW Tunglur dari kalangan pemuda. Alunan musik yang dibawakan mengiringi jalannya ibadah dengan suasana yang tenang dan menyentuh, sehingga jemaat dapat mengikuti pujian dan setiap bagian liturgi dengan penuh penghayatan.
Dalam khotbahnya, Ibu Pdt. Ari menyampaikan firman Tuhan yang diambil dari Matius 16:21–28. Melalui bacaan tersebut, jemaat diajak untuk memahami kembali panggilan dalam mengikut Kristus. Mengikut Yesus bukan selalu berarti menjalani jalan yang mudah, tetapi membutuhkan keberanian untuk menyangkal diri, memikul salib, dan tetap setia mengikuti kehendak-Nya.
Pesan tersebut menjadi sangat relevan dalam semangat Bulan Pembangunan GKJW. Membangun gereja bukan hanya tentang apa yang tampak dan dapat dibangun secara fisik, tetapi juga tentang bagaimana setiap warga jemaat terus membangun kehidupan iman. Di tengah berbagai keadaan dan tantangan, iman dan pengharapan perlu terus dipelihara agar gereja tetap mampu berjalan, melayani, dan menjadi berkat bagi sesama.
Penutupan Bulan Pembangunan bukan berarti berakhirnya semangat untuk membangun. Justru dari momentum ini, seluruh warga jemaat diajak untuk melanjutkan apa yang telah dimulai. Iman yang dibangun, pengharapan yang dipelihara, dan pelayanan yang dilakukan bersama kiranya menjadi kekuatan bagi GKJW untuk terus bertumbuh.
Semoga melalui Bulan Pembangunan GKJW 2026, warga GKJW Tunglur semakin menyadari bahwa setiap orang memiliki bagian dalam membangun gereja. Dengan iman yang teguh, pengharapan yang terus menyala, serta kebersamaan dalam pelayanan, kiranya GKJW Tunglur terus menjadi persekutuan yang hidup dan menghadirkan berkat bagi sesama.
Bulan Pembangunan boleh ditutup, tetapi semangat untuk membangun iman, menjaga pengharapan, dan melayani tidak pernah selesai.










COMMENTS